Prinsip Ergonomi dalam Desain Kiosk Layanan Mandiri (Self-Service)
Kiosk self-service yang buruk ergonominya adalah kiosk yang tidak digunakan. Pengguna akan menyerah dan kembali ke loket manual.
Mengapa Ergonomi Kiosk Sering Diabaikan?
Banyak vendor fokus pada spesifikasi teknis namun mengabaikan bagaimana pengguna nyata — ibu hamil, lansia, pengguna kursi roda — berinteraksi dengan kiosk.
Dimensi Ergonomi Kritis pada Kiosk Standing
- Tinggi Layar: Titik tengah idealnya 120-140cm dari lantai.
- Sudut Layar Sentuh: Kemiringan 10-15° ke belakang dari vertikal.
- Jangkauan Area Sentuh: Zona optimal antara 90-160cm dari lantai.
- Aksesibilitas Pengguna Disabilitas: Permen PU No. 30/2006.
Standar Aksesibilitas
- Pengguna kursi roda: Knee clearance minimal 70cm lebar, 50cm tinggi
- Lansia: Font minimal 18pt, kontras 4.5:1, tombol minimal 44×44px
- Low vision: Mode high-contrast dan text-to-speech
Material & Finishing
- Permukaan anti-glare mengurangi kelelahan mata
- Material tidak terlalu dingin di sentuhan
- Tepi dibulatkan untuk keamanan
Checklist Ergonomi
✓ Ketinggian titik tengah layar 120-140cm ✓ Kemiringan layar 10-15° untuk standing kiosk ✓ Knee clearance untuk pengguna kursi roda ✓ Ukuran font minimal 18pt ✓ Zona sentuh aktif dalam jangkauan 90-160cm ✓ Anti-glare screen ✓ Akses depan untuk maintenance printer


